Ingin punya bisnis? Hmm…pasti ya….
Apalagi buat ibu-ibu yang kerjanya dirumah saja alias ibu rumah tangga saja, lama-lama jenuh juga dengan rutinitas yang tiap hari itu-itu aja. Pengen rasanya ada hal yang baru ingin dilakukan, tapi tentunya tidak menyita waktu karena tetap prioritras utama adalah keluarga: anak, suami, dan rumah
Dan ternyata tidak semua bisnis harus dimulai secara besar-besaran loh. Kita bisa memulai bisnis dari hobi atau yang menarik minat kita. Ini penting… biar bisa menjalani nya dengan enjoy tanpa beban dan tanpa stress karena kita memang senang menjalaninya, hobi kita kok.
Anne Ahira, pernah menyampaikan:
“coba lihat sekeliling, hampir semuanya loh bisa dijadikan ide website”
nah, kalimat ini ternyata juga bisa di aplikasikan ke bisnis tradisional.
bagaimana memulai usaha yang berawal dari hobby.
Berapa modal yang diperlukan, dan apa yang perlu dipersiapkan.
Sebenarnya memulai bisnis dari hobby adalah salah satu alternatif usaha sampingan yan menyenangkan.
Bagaimana tidak menyenangkan, anda melakukan sesuatu yang anda sukai, dan anda mendapatkan hasil dari waktu anda bersenang-senang dengan hobby anda.
Beda dengan bila anda melakukan pekerjaan yang anda kurang sukai,
sedikit banyak anda merasa terbebani karena anda melakukan pekerjaan tersebut karena kewajiban, bukan karena anda senang melakukannya.
Bagaimana memulai? Jawabannya sederhana….
Bila hobby anda adalah merupakan sesuatu yang dapat diperjualbelikan, mulailah dengan membuatnya.
Misalnya, hobby anda mendesain baju dan biasa menjahit sendiri pakaian anda, mulailah mendesain untuk anda kenakan sendiri.
Jangan dulu berfikir bahwa anda ingin mendesain untuk dijual. Buatlah sesuatu yang sesuai dengan selera anda, nilai keindahan anda. Dan kenakan dengan bangga,
karena disinilah berperan kepercayaan diri anda.
Anda harus bisa bangga mengenakan hasil karya anda sendiri.
Pada saat anda mengenakan hasil karya anda, lihat reaksi pasar. Untuk tahap awal, pasar anda adalah orang-orang terdekat anda. Bila pasar anda memberikan reaksi positif terhadap hasil karya anda,
berarti selera keindahan anda bisa diterima oleh pasar anda.
Mulailah mempromosikan dan berproduksi berdasarkan pesanan pasar anda ini. Cusomter anda.
Biasanya customer akan meminta anda melakukan modifikasi-modifikasi tertentu pada desain anda.
Lakukan dengan senang hati,karena disinilah anda belajar mengenal ‘demand’ pasar anda.
Berapa modal dibutuhkan?
Perhitungan angka yang tepat tidak dapat saya pastikan. Tergantung dimana anda mau memulai. Bila modal anda untuk mendesain beberapa baju yang anda kenakan sendirisebagai sample desain anda diperhitungkan, itulah modal paling awal anda.
Dan bila anda sudah mulai berproduksi, tentunya dibutuhkan modal tambahan lagi.
Namun ini semua tergantung seberapa banyak anda mau memulai.
Apakah anda mau memulai dengan 10 potong baju yang anda buat berdasarkan pesanan,
ataukah anda berani memproduksi langsung 30 potong baju yang akan anda jadikan stok barang anda.
Semua tergantung anda.
Anda suka membaca?
kenapa tidak menjadi seorang penulis resensi buku misalnya?
Suka menulis? kita bisa menjual ide-ide dalam bentuk tulisan untuk memberi semangat, atau sekedar sesuatu yang ispiratif bagi orang lain.
Silvi suka renang?
Kenapa tidak menjadi instruktur renang untuk anak-anak di kompleks?
Sebelumnya, carilah buku-buku yang mengajarkan teknik belajar renang yang benar dan aman..
Suka jalan dan berbelanja?
Bagaimana kalau membuka jasa belanja-antar? daripada hanya menghabiskan uang saat jalan-jalan
(Dari berbagai sumber)

Pingback: Solusi Untu Ibu Rumah Tangga | MamaCerdas.com