<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MamaCerdas.com</title>
	<atom:link href="http://mamacerdas.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mamacerdas.com</link>
	<description>berbagi... menginspirasi...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Apr 2012 03:23:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Buku Ippho Santosa</title>
		<link>http://mamacerdas.com/buku-ippho-santosa-diskon-20/</link>
		<comments>http://mamacerdas.com/buku-ippho-santosa-diskon-20/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2012 07:40:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silvirf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[10 jurus terlarang]]></category>
		<category><![CDATA[13 wasiat terlarang]]></category>
		<category><![CDATA[7 keajaiban rezeki]]></category>
		<category><![CDATA[hanya 2 menit]]></category>
		<category><![CDATA[ippho santosa]]></category>
		<category><![CDATA[percepatan rezeki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamacerdas.com/?p=1185</guid>
		<description><![CDATA[7 KEAJAIBAN REZEKI + CD Harga Rp 84.800  Sinopsis:  Kalau buku lain menunjukkan bagaimana meraih kesuksesan, maka buku ini akan menunjukkan bagaimana mempercepatnya kebetulan dengan pendekatan-pendekatan otak kanan dan sentuhan-sentuhan Islam. Anda boleh menyebutnya percepatan-percepatan, lompatan-lompatan, atau keajaiban-keajaiban. Terserah Anda. begitulah intinya. Apakah itu terkait keuangan, &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/ippho-keajaiban.jpg"><img class="alignleft" title="7 keajaiban rezeki ippho santosa" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/ippho-keajaiban.jpg" alt="7 keajaiban rezeki ippho santosa" width="145" height="222" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-family: verdana, geneva;"><strong>7 KEAJAIBAN REZEKI + CD</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-family: verdana, geneva;"><strong>Harga Rp 84.800</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-family: verdana, geneva;"> <strong>Sinopsis:</strong></span></p>
<p><span style="font-family: verdana, geneva;"> Kalau buku lain menunjukkan bagaimana meraih kesuksesan, maka buku ini akan menunjukkan bagaimana mempercepatnya kebetulan dengan pendekatan-pendekatan otak kanan dan sentuhan-sentuhan Islam. Anda boleh menyebutnya percepatan-percepatan, lompatan-lompatan, atau keajaiban-keajaiban. Terserah Anda. begitulah intinya. Apakah itu terkait keuangan, kesehatan, impian, prestasi, hubungan, jodoh, atau apa saja.</span></p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/ippho-percepatan.jpg"><img class="alignleft" title="percepatan rezeki ippho santosa" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/ippho-percepatan.jpg" alt="percepatan rezeki ippho santosa" width="182" height="277" /></a><strong>PERCEPATAN REZEKI DALAM 40 HARI DENGAN OTAK KANAN+CD</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Harga Rp. 69.800</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong> Sinopsis:</strong></p>
<p>Ini adalah buku lanjutan dari buku bestseller 7 Keajaban Rezeki. Pak Ippho dalam buku ini memaparkan kenapa banyak orang berhasil mendapatkan apa yang mereka inginkan secara finansial setelah membaca buku 7 Keajaiban Rezeki. Keajaiban Ke-8 adalah yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, dan yakin bahwa Tuhan Maha Kuasa, dan tiada suatu hal pun yang mustahil bagi Nya. Termasuk keajaiban-keajaiban yang didapatkan para pembaca buku 7 Keajaiban Rezeki.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/ippho-2-menit.jpg"><br />
<img class="alignleft" title="ippho santosa hanya 2 menit" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/ippho-2-menit.jpg" alt="ippho santosa hanya 2 menit" width="160" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: center;"> <strong>Hanya 2 Menit</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Harga Rp 59.800</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: center;">Sinopsis:</p>
<p>Buku ini akan membongkar: Pengalaman pribadi Ippho Santosa sebagai motivator (7 keajaiban rezeki menjadi buku dan seminar terlaris sepanjang 2011), Pengalaman pribadi Ippho Santosa sebagai entrepreneur (bisnisnya ratusan cabang se-Indonesia), Rahasia kekayaan Donald Trump dan Robert Kiyosaki, yang disampaikan langsung secara pribadi kepada Ippho Santosa, Rahasia kekayaan Chairul Tanjung dan Azim Premji, Rahasia kekayaan Abdurrahman bin Auf dan Usman bin Affan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/13-wasiat-terlarang.jpg"><img class="alignleft" title="13 wasiat terlarang" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/13-wasiat-terlarang.jpg" alt="13 wasiat terlarang" width="164" height="216" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong>13 WASIAT TERLARANG</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Harga Rp 82.800</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Sinopsis:</strong></p>
<p>Cashflow Quadrants dan The Secret mustahil diterapkan tanpa aktivasi otak kanan. Fakta pun membuktikan bahwa kesuksesan 80 persen ditentukan oleh otak kanan. Celakanya, mayoritas orang kuat otak kirinya. Oleh karena itulah orang sukses menjadi minoritas. Dan inilah solusinya, Right Book, yang membongkar tuntas misteri otak kanan. Dilengkapi dengan: &#8211; Right Test untuk menguji otak kanan &#8211; Right Tips untuk mengoptimalkan otak kanan &#8211; Right CD untuk mengasah otak kanan &#8211; Right Persons, tokoh-tokoh sukses bermodalkan otak kanan &#8211; Right Consulting, konsultasi gratis dengan penulis. Dengan demikian Right Book ini urgen dimiliki oleh entrepreneur, profesional, politisi, seniman, termasuk orang tua yang ingin menghadirkan generasi yang dahsyat.</p>
<hr />
<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/10-jurus-terlarang.jpg"><img class="alignleft" title="10 jurus terlarang" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/10-jurus-terlarang.jpg" alt="10 jurus terlarang" width="148" height="241" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><strong>10 Jurus Terlarang</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Harga Rp 32.800 </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Sinopsis: </strong></p>
<p>Jurus 1 Mulailah Dengan Yang Kanan Apa relevansi kalimat ini dengan intuisi dan Cashflow Quadrant? Jurus 2 Rancanglah DNA Sedini Mungkin Mengapa seorang pelaku bisnis harus berkhayal dan menagis? Jurus 3 Terjunlah Seperti Rollercoaster Bagaimana menyiasati kegagalan bisnis dengan Secret of Seven? Jurus 4 Berdamailah Dengan Badai Bagaimana menyiasati penyakit, kelemahan, dan kejanggalan? Jurus 5 Duduklah Sama Rendah Bagaimana memanfaatkan lima keajaiban paralel dalam bisnis? Jurus 6 Gantilah Gelar dan Jabatan Mungkinkah personal branding dengan gelar dan jabatan instan? Jurus 7 Masuklah ke Surga Paling Dulu Bagaimana cara mengubah business doer menjadi business owner? Jurus 8 Biarkan Kudeta Terjadi Apa kerugian dari pendaftaran merek dan apa manfaat dari kudeta konsumen? Jurus 9 Waspadai Zaman Terjadi Apa kerugian dari pendaftaran merek dan apa menfaat dari kudeta konsumen? Jurus 10 Matilah dengan Tenang Apa relevansi E=MC2 dengan keseimbangan `hati`</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamacerdas.com/buku-ippho-santosa-diskon-20/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PR dari Teh Ninih!!!</title>
		<link>http://mamacerdas.com/pr-dari-teh-ninih/</link>
		<comments>http://mamacerdas.com/pr-dari-teh-ninih/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Mar 2012 16:13:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silvirf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tausiyah]]></category>
		<category><![CDATA[sholat malam]]></category>
		<category><![CDATA[sholat tahajjud]]></category>
		<category><![CDATA[teh Ninih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamacerdas.com/?p=1161</guid>
		<description><![CDATA[PR ini sudah diberikan Teh Ninih berminggu-minggu sebelumnya. Setiap minggu Teteh bertanya, &#8220;Sudah lulus Ibu-ibu PR-nya?&#8221; dengan kompak Ibu-ibu jemaah pengajian menjawab &#8220;Beluuuuuummmm!&#8221;, termasuk saya&#8211;hanya sesekali PR ini saya kerjakan. Apakah PR dari Teh Ninih ini? Melakukan Sholat Malam/Sholat Tahajjud selama 40 malam berturut-turut tanpa &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/teh-ninih.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1164" title="Aa Gym &amp; Istri" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/03/teh-ninih.jpg" alt="" width="250" height="250" /></a>PR ini sudah diberikan <a href="http://mamacerdas.com/teh-ninih-muthmainnah/" target="_blank">Teh Ninih</a> berminggu-minggu sebelumnya. Setiap minggu Teteh bertanya, &#8220;Sudah lulus Ibu-ibu PR-nya?&#8221; dengan kompak Ibu-ibu jemaah pengajian menjawab &#8220;Beluuuuuummmm!&#8221;, termasuk saya&#8211;hanya sesekali PR ini saya kerjakan.</p>
<p>Apakah <a href="http://mamacerdas.com/pr-dari-teh-ninih/" target="_blank">PR</a> dari Teh Ninih ini?</p>
<p>Melakukan Sholat Malam/Sholat Tahajjud selama 40 malam berturut-turut tanpa bolos, dengan ketentuan 11 rakaat (8 rakaat+3 rakaat witir). Kalau tidak 11 rakaat atau selamam saja terlewat, hitungan kembali ke pertama.<br />
Berat?<br />
Awalnya mungkin  berat, apalagi  jika tidak terbiasa. Tapi jika terus dilakukan, Insyaallah semuanya akan menjadi ringan dan menjadi terbiasa.</p>
<p>Memang PR ini bukan suatu keharusan atau kewajiban, karena tidak ada hadist atau dalil yang menyatakan demikian. Tapi ini salah satu ajakan dari Teteh, Yuk laksanakan sholat malam karena keutamannya seperti yang tercantum dalam Al-Qur&#8217;an Surat Al-Isra ayat 79:</p>
<p><em>“Dan pada sebagian malam, tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Allah mengangkatmu ke tempat yang Terpuji.”</em></p>
<p>Disela ceramah-nya teteh berbisik &#8220;Teteh melaksanakan Sholat Malam yang ke 40 setelah menikah dengan Aa&#8221; <em>Subhanallah&#8230;</em><br />
Teteh juga berpesan, agar meniatkan sholat malam yang kita lakukan hanya semata-mata karena Allah. Tak masalah, ketika shalat malam kita meminta macam-macam (rezeki, jodoh, kesehatan, anak sholeh dan lain-lain) itu tidak dilarang. Dan terserah Allah, akan memberi &#8216;kado&#8217; apa setelah kita melaksanakan sholat malam yang ke 40, misalnya kalau Teh Ninih menikah dengan Aa Gym kembali.</p>
<p><strong>Keutamaan Shalat Tahajud </strong><br />
Tentang keutamaan shalat Tahajud  Rasulullah SAW suatu hari bersabda : “Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan<br />
sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”<br />
Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :<br />
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.<br />
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.<br />
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh<br />
semua manusia.<br />
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.<br />
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.</p>
<p>Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :<br />
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.<br />
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.<br />
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.<br />
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.</p>
<p>(Sumber:http://tahajudcallmq.wordpress.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamacerdas.com/pr-dari-teh-ninih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>www.KartuBacaFlashCard.com</title>
		<link>http://mamacerdas.com/www-flashcardglenndoman-com/</link>
		<comments>http://mamacerdas.com/www-flashcardglenndoman-com/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 08:17:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silvirf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[anak membaca]]></category>
		<category><![CDATA[bayi membaca]]></category>
		<category><![CDATA[Flashcard]]></category>
		<category><![CDATA[glenn doman]]></category>
		<category><![CDATA[kartu bayi belajar membaca]]></category>
		<category><![CDATA[mengajar bayi membaca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamacerdas.com/?p=1144</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa kita tidak memulai mengajar anak membaca sejak dini? Mengapa anak tidak mulai belajar segera setelah ia dilahirkan? &#160; Ada banyak alasan yang mendukung mengapa sebetulnya program pembelajaran bisa dilakukan sedini mungkin, bahkan bukan mustahil dilakukan oleh bayi baru lahir sekalipun. Salah satunya adalah karena &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/02/image-home.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1150" title="Flash Card Glenn Doman" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/02/image-home-300x178.jpg" alt="Flash Card Glenn Doman" width="300" height="178" /></a>Mengapa kita tidak memulai mengajar anak membaca sejak dini?</p>
<p>Mengapa anak tidak mulai belajar segera setelah ia dilahirkan?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span id="more-1144"></span></p>
<p>Ada banyak alasan yang mendukung mengapa sebetulnya program pembelajaran bisa dilakukan sedini mungkin, bahkan bukan mustahil dilakukan oleh bayi baru lahir sekalipun. Salah satunya adalah karena masa ini merupakan periode <strong><em>Brain Growth Spurt</em> </strong>yaitu saat dimana otak berkembang sangat cepat atau sering juga disebut <strong><em>Golden Years Period </em></strong>(masa emas perkembangan anak) . Periode ini sangat berlangsung singkat, dimulai saat trimester ketiga kehamilan hingga anak berusia 36 bulan. Cara kerjanya bagaikan spon yang menyerap air, anak bisa menyerap informasi dengan sangat baik diusia tersebut dibandingkan dengan usia diatas nya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a target="_blank" title="kartu baca" href="http://www.KartuBacaFlashCard.com/" target="_blank">KartuBacaFlashCard.com</a> menyediakan (menjual) alat bantu untuk mengajar anak membaca <strong>  </strong>yaitu flashcard. Juga beragam informasi lainnya yang tentu bermanfaat sebagai referensi Ayah Bunda untuk menstimulasi putra-putri nya agar tumbuh dan berkembang dengan optimal. <strong><br />
</strong></p>
<p>Tunggu apalagi segera berkunjung ke <a target="_blank" title="kartu baca" href="http://www.KartuBacaFlashCard.com/" target="_blank">www.KartuBacaFlashCard.com</a>. Untuk informasi dan pemesanan flashcard dapat menghubungi melalui telepon atau sms di 08112226269/02261329059 atau klik <a target="_blank" title="kontak" href="http://www.flashcardglenndoman.com/kontak" target="_blank">disini </a></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamacerdas.com/www-flashcardglenndoman-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengajar Anak Membaca Sejak Dini</title>
		<link>http://mamacerdas.com/mengajar-anak-membaca-sejak-dini/</link>
		<comments>http://mamacerdas.com/mengajar-anak-membaca-sejak-dini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 15:07:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silvirf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak Cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[anak membaca]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Flashcard]]></category>
		<category><![CDATA[glenn doman]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[toko buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamacerdas.com/?p=1102</guid>
		<description><![CDATA[Saya adalah  orangtua yang mengajarkan anak membaca sejak dini. Saya mulai mengajarkan anak pertama (Fatih) membaca saat usia 7 bulan dengan bantuan Flashcard menggunakan metoda Glenn Doman. Ternyata di usia 20 bulan, Fatih sudah bisa membaca, walaupun saat itu kata-katanya masih kurang jelas. Usia 23 &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya adalah  orangtua yang mengajarkan anak membaca sejak dini. Saya mulai mengajarkan anak pertama (Fatih) membaca saat usia 7 bulan dengan bantuan <a target="_blank" title="flashcard" href="http://www.flashcardglenndoman.com/produk" target="_blank">Flashcard</a> menggunakan <a title="glenn doman" href="http://mamacerdas.com/mengajar-bayi-membaca-metode-glenn-doman" target="_blank">metoda Glenn Doman</a>. Ternyata di usia 20 bulan, Fatih sudah bisa membaca, walaupun saat itu kata-katanya masih kurang jelas. Usia 23 bulan pembendaharaan katanya semakin banyak dan ucapannya semakin jelas, ternyata fatih sudah bisa membaca hampir 200 kata. Luar biasa, itu yang saya rasakan. Ada ketakjuban dan kepuasan yang tak terhingga menyaksikannya…</p>
<p><span id="more-1102"></span></p>
<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/02/baca-buku.jpg"><img class="alignleft  wp-image-1103" title="Mengajar anak membaca sejak dini" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/02/baca-buku-300x210.jpg" alt="Mengajar anak membaca sejak dini" width="180" height="126" /></a>Usia 3 tahun, ternyata <a href="http://mamacerdas.com/fatih-ahmad-haidar/" target="_blank">Fatih</a> sudah bisa membaca kalimat panjang seperti  membaca judul-judul buku yang dimilikinya, judul artikel di koran atau majalah dan isi buku yang tulisannya besar dan kalimatnya tidak terlalu panjang. Sekarang usianya hampir 4 tahun dan Fatih sudah makin lancar membaca apa saja apa yang dilihatnya <img src='http://mamacerdas.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kemampuan Fatih membaca di usia Fatih di usia yang masih balita, tentu saja tidak semata-mata kami hanya mengajarkan membaca dengan metode Glenn Doman saja, tapi didukung dengan hal-hal lain. Misalnya sering membacakan buku kapanpun (khususnya sebelum tidur), secara berkala mengunjungi toko buku atau pameran buku, menempatkan buku di setiap sudut ruangan rumah kami, dan tentu saja yang paling penting, contoh dari orang tuanya (melihat kami yang juga suka membaca). Kami menekankan bahwa membaca lebih baik dari pada menonton, membeli buku lebih baik daripada membeli mainan.  Dan ternyata ketika diarahkan seperti itu, tidak sulit untuk anak bisa membaca dan tentu saja tidak sulit juga untuk anak suka buku suka membaca…</p>
<p>Harapan kami sebagai orangtua adalah bagaimana kita bisa mengajarkan anak-anak  membaca sejak dini tidak semata-mata hanya ingin anak kami bisa membaca tapi lebih dari itu, anak-anak tumbuh menjadi anak yang suka dan cinta membaca. Biarkan anak-anak tumbuh ditemani oleh buku-buku dan bacaan berkualitas bukan dengan tontonan/TV yang semakin tidak berkualitas dan merusak moral. Biarkan anak-anak tumbuh menjadi generasi yang jauh lebih berkualitas dengan suka membaca.</p>
<p>Yuk ajarkan anak membaca sedini mungkin, agar anak menjadi lebih cerdas. Untuk membentuk generasi Muda Indonesia yang lebih berkualitas karena suka membaca.<br />
Kecerdasan otak IQ memang bukan segalanya, ada banyak kecerdasan lain yang sangat penting untuk dikembangkan. Namun dengan otak yang cerdas, anak dapat belajar lebih cepat dan percaya diri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamacerdas.com/mengajar-anak-membaca-sejak-dini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Misteri Usia 40 Tahun</title>
		<link>http://mamacerdas.com/misteri-usia-40-tahun/</link>
		<comments>http://mamacerdas.com/misteri-usia-40-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 15:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silvirf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tausiyah]]></category>
		<category><![CDATA[misteri umur 40 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[tausyiah]]></category>
		<category><![CDATA[teh ninih muthmainnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamacerdas.com/?p=1084</guid>
		<description><![CDATA[Tak seperti sebelum-sebelumnya, pengajian kali ini diadakan di Mesjid Al Qomariah (tepat berada di depan rumah Teh  Ninih).  Karena ternyata,  jemaah pengajian semakin banyak dan tentu saja mengejar keutamaan untuk memakmurkan mesjid. Siapapun boleh hadir di pengajian ini, bagi pembaca sekalian yang ingin menuntut ilmu, &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak seperti sebelum-sebelumnya, pengajian kali ini diadakan di Mesjid Al Qomariah (tepat berada di depan rumah <a href="http://mamacerdas.com/teh-ninih-muthmainnah/">Teh  Ninih</a>).  Karena ternyata,  jemaah pengajian semakin banyak dan tentu saja mengejar keutamaan untuk memakmurkan mesjid.<br />
Siapapun boleh hadir di pengajian ini, bagi pembaca sekalian yang ingin menuntut ilmu, dan bersiaturahmi dengan  The Ninih,  bisa datang setiap hari senin pukul 09.00 sampai 11.30 ke Mesjid Al Qomariah Kompleks Bumi Sari Mukti Cibaligo Cihanjuang Bandung Barat.</p>
<p><span id="more-1084"></span></p>
<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/01/40.jpg"><img class="wp-image-1092 alignleft" title="Misteri Usia 40 Tahun" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/01/40.jpg" alt="Misteri Usia 40 Tahun" width="124" height="124" /></a></p>
<p>Materi yang dibahas kali ini mengenai <a href="http://mamacerdas.com/misteri-usia-40-tahun">Misteri Usia 40 Tahun</a>. Ada apa dengan usia 40 tahun ini?  Pepatah Barat Mengatakan “Live Begin at forty”. Bahkan   Muhammad pun mengemban misi kenabian saat beliau berusia 40 tahun.</p>
<p>Umur 40 tahun adalah Usia yang matang bagi seseorang dalam berfikir dan bertindak oleh karena itu mudahlah dimengerti jika batas nasib seseorang ditentukan saat mencapai umur 40 tahun. Jika sampai pada umur tersebut orang tersebut masih saja berbuat dosa dan maksiat maka dipastikan orang tersebut telah memiliki Tiket ke Neraka karena Secara sadar ia sudah berfikir, mengerti dan paham bahwa perbuatan dosa dan maksiat yang ia lakukan adalah salah akan tetapi tetap  saja  maksiat masih  dilakukan.</p>
<p>QS AL-Ahqaf ayat 15:<br />
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai <strong>empat puluh tahun </strong>ia berdoa: &#8220;Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri&#8221;.</p>
<p>Doa dalam ayat diatas sangat dianjurkan untuk dibaca oleh meraka yang menginjak usia 40 tahun. Mengapa? Atas nikmat yang sempurna telah diterimanya dan diterima oleh orang tuanya, kecenderungan diri untuk beramal yang positif, rumah tangga yang beranjak harmonis, kecenderungan diri berbuat dan kembali kepada Sang Pencipta, dan ketegasannya mendeklarasikan diri sebagai pemeluk agama islam.<br />
Jadi sudah seharusnya bila seseorang pada umur 40 tahun untuk :</p>
<ol>
<li>Berbuat lebih baik kepada kedua Orang tua, karena atas perjuangannya kita bisa menjadi seperti sekarang ini.</li>
<li>Mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita dengan banyak berbuat baik dan beramal saleh yg diridhoi oleh Allah SWT dan menambah amalan dalam beribadah.</li>
<li>Bertaubat dan berserah diri yang artinya tidak berbuat dosa dan maksiat serta berserah diri bahwa segala sesuatu datangnya dari Allah dan akan kembali lagi kepadaNya.</li>
</ol>
<p>Tentu saja tidak harus menunggu sampai 40 tahun untuk melakukan itu semua. ” Nasib Baik dan Buruk kita bukan tergantung pada orang lain tapi tergantung pada diri kita sendiri” Oleh karena itu bersegeralah untuk mengubah nasib kita baik di Dunia maupun di Akhirat dengan Warning : UMUR 40 TAHUN</p>
<p>Sesuai dengan Firman Allah dalam Surat. Aali-Imran ayat 133 :</p>
<p>“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, (QS. 3:133) .</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamacerdas.com/misteri-usia-40-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MPASI: Metoda BLW (Baby Led Weaning)</title>
		<link>http://mamacerdas.com/mpasi-metoda-blw-baby-led-weaning/</link>
		<comments>http://mamacerdas.com/mpasi-metoda-blw-baby-led-weaning/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 16:59:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silvirf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak Cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[baby led weaning]]></category>
		<category><![CDATA[blw]]></category>
		<category><![CDATA[finger food]]></category>
		<category><![CDATA[mpasi]]></category>
		<category><![CDATA[wied harry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamacerdas.com/?p=1070</guid>
		<description><![CDATA[Makanan Pendamping Air Susu Ibu atau disingkat menjadi MPASI mulai diberikan pada bayi berusia 6 bulan.  Namanya juga pendamping, berarti tetap yang utamanya adalah ASI atau air susu ibu. Biasanya MPASI diberikan secara bertahap, dimulai dengan makanan yang bertekstur halus berbentuk puree atau agak cair, &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/01/blw.jpg"><img class="alignleft  wp-image-1071" title="baby led weaning" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/01/blw-300x225.jpg" alt="baby led weaning" width="240" height="180" /></a>Makanan Pendamping Air Susu Ibu atau disingkat menjadi MPASI mulai diberikan pada bayi berusia 6 bulan.  Namanya juga pendamping, berarti tetap yang utamanya adalah ASI atau air susu ibu. Biasanya MPASI diberikan secara bertahap, dimulai dengan makanan yang bertekstur halus berbentuk puree atau agak cair, kemudian makanan yang dihancurkan dan lebih kaku/kental, dan dilanjutkan dengan makanan yang berbentuk potongan kecil atau dikenal dengan istilah <em>finger  foods</em>.</p>
<p><span id="more-1070"></span></p>
<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/01/blw1.jpg"><img class=" wp-image-1072 alignright" title="baby led weaning" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/01/blw1.jpg" alt="baby led weaning" width="130" height="140" /></a>Tetapi ternyata ada metode lain pemberian MPASI pada Bayi yaitu metode <a title="Baby Led Weaning" href="http://mamacerdas.com/mpasi-metoda-b…by-led-weaning/">Baby Led Weaning (BLW)</a>. BLW dipopulerkan oleh Gill Rapley &amp; Tracey Murkett dimana BLW ini memberi kesempatan pada bayi  makan sendiri sejak awal proses penyapihan. Yang dimaksud menyapih di sini bukan menghentikan pemberian ASI seketika, tapi mulai mengurangi porsi ASI secara bertahap dan menambahkan porsi makanan sedikit demi sedikit, atas &#8216;kehendak&#8217; bayi.<br />
Dengan BLW ini bayi tidak diberikan bubur atau pure dan tidak disuapi tetapi bayi diberikan kesempatan untuk mengambil makan sendiri dan memakan makanan sendiri. Makanan yang disediakan berupa makanan jemari (finger food) atau makanan yang bisa dipegang oleh bayi.</p>
<p>Menurut Wied Harry A di milis Gizi_bayibalita:  &#8220;manfaat metoda ini, mendorong kemandirian bayi untuk makan. Namun para ortu hendaknya tetap hati-hati, karena porsi makan yang masuk harus dikontrol betul. Karena itu, bayi awal MP-ASI sebaiknya BLW-nya hanya sebagai belajaran saja dulu. Belajar memegang, belajar mengunyah, belajar mengenali tekstur/aroma/rasa makanan tunggal, dll. Jadi, tujuannya bukanlah untuk pemberian MP-ASI secara keseluruhan&#8221;</p>
<p>BLW lazim diterapkan pada bayi usia MP-ASI, biasanya 6 bulan, tetapi lebih banyak yang menerapkannya di usia 7-8 bulan &#8211; bertahap untuk makanan tertentu, yang mudah dipegang.</p>
<p>BLW memang harus dilakukan bertahap. Ada 2 cara bisa dipilih:</p>
<p>1. Totally BLW: Anda menerapkan &#8216;makan sendiri&#8217; sepenuhnya. Cara ini membutuhkan pendampingan ortu secara intensif, agar porsi makannya cukup.<br />
2. Gradually BLW: Hanya makanan selingan (snack) saja dulu yang &#8216;makan sendiri&#8217;, pada tahap awal &#8211; sampai anak terampil melakukannya sendiri. Sedangkan makanan utama dibantu ortu. Atau sebaliknya, makanan utama &#8216;makan sendiri&#8217;, snack-nya dibantu/disuap.</p>
<p>Mana pun yang dipilih, perlu kreativitas orangtua untuk menemani anak kita makan. Selalu dampingi, jangan anak  menjadi objek (kita suruh-suruh menghabiskan makanannya, sementara kita sendiri hanya jadi juru perintah alias tidak sedang makan bersamanya).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamacerdas.com/mpasi-metoda-blw-baby-led-weaning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melahirkan Fathani Arghad Muyassar : semua  begitu mudah dan lancar</title>
		<link>http://mamacerdas.com/melahirkan-fathani-arghad-muyassar-semua-begitu-mudah-dan-lancar/</link>
		<comments>http://mamacerdas.com/melahirkan-fathani-arghad-muyassar-semua-begitu-mudah-dan-lancar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 15:11:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silvirf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamacerdas.com/?p=921</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini tepat 6 bulan yang lalu saya melahirkan anak kedua saya, Fathani Arghad Muyassar.  Tetapi semua masih terekam dengan baik di pikiran, semuanya berjalan begitu  mudah dan lancar. Kehamilan saya menginjak 40 minggu 4 hari saat Fathan lahir ke dunia, Minggu  tanggal 24 Juli &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini tepat 6 bulan yang lalu saya melahirkan anak kedua saya, Fathani Arghad Muyassar.  Tetapi semua masih terekam dengan baik di pikiran, semuanya berjalan begitu  mudah dan lancar.</p>
<p><span id="more-921"></span></p>
<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/01/1.jpg"><img class="alignright" title="Melahirkan" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/01/1-247x300.jpg" alt="" width="173" height="210" /></a>Kehamilan saya menginjak 40 minggu 4 hari saat Fathan lahir ke dunia, Minggu  tanggal 24 Juli 2011 jam 00.50 dini hari. Sudah sangat-sangat resah, karena sudah lewat 4 hati dari yang diperkirakan. Beberapa cara sudah saya lakukan untuk menginduksi kehamilan secara alami, akupresur, pijat endorphin, jalan pagi, bahkan porsi jalan pagi di sabtu pagi hari itu ditambah. Bidan yang memeriksa saya tiap bulan meyakinkan, saya harus tetap tenang, persalinan masih bisa ditunggu sampai 2 minggu. Bahkan tepat di hari perkiraan lahir&#8211; saya menyempatkan USG untuk memastikan bahwa semuanya aman dan berjalan baik. Alhamdulillah semua baik-baik saja, sudah siap lahir dan hanya tinggal menunggu waktu saja.<br />
Akhirnya saya hanya bisa pasrah&#8230; Ya Allah lancarkan semuanya, segerakan waktu persalinannya. Pasrah&#8230; semua kuserahkan pada-Mu. Tawakal&#8230;</p>
<p>Dan tak lama setelah itu&#8230; setelah sholat isya sekitar pukul 8 malam&#8230;<br />
Tiba saatnya. Saya merasakan ada kontraksi di sekitar perut, terasa agak mules. Walaupun ini persalinan yang kedua, tapi saya masih kurang yakin apa ini bener-benar mules mau melahirkan atau hanya mules sekedar mau BAB?<br />
Satu jam berlalu, akhirnya kami (saya, suami dan Fatih) memutuskan untuk segera berangkat ke rumah bersalin dimana saya akan melahirkan, kurang lebih membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai disana. Tak lupa saya cek lagi barang-barang yang harus dibawa untuk bekal persalinan yang sudah saya siapkan jauh-jauh hari.<br />
Sekitar pukul  sepuluh mala kami tiba di Rumah Bersalin Hidup Berkah. Suasana begitu sepi, tenang dan kebetulan sedang tidak ada pasien lagi yang melahirkan sehingga kami begitu leluasa menggunakan kamar nifas yang seharusnya digunakan untuk dua pasien, ini hanya digunakan oleh saya sendiri. Jadi 2 tempat tidur, satu untuk saya, satu untuk Fatih <img src='http://mamacerdas.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
Bidan jaga segera memeriksa saya, tekanan darah, detak jantung janin, kontraksi dan tentu saja pemeriksaan dalam. Wahh&#8230; ternyata sudah bukaan 4. Sungguh saya tak merasakan kontraksi (mules) yang amat hebat walaupun sudah bukaan 4.</p>
<p><strong>Metoda ReFresh</strong><br />
Ada yang berbeda melahirkan di Rumah Bersalin Hidup ini, metoda ReFresh&#8211;membuat ibu Rileks saat bersalin dan Fresh (segar) setelah melahirakan. Dimana dengan metode ReFresh ini ibu hamil di akupuntur sebanyak 2 kali. Akupuntur pertama setelah pembukaan ke tiga di tangan dan kaki, dan akupuntur ke dua di punggung sesaat sebelum melahirkan (bukaan 9).<br />
Tak lama setelah pemeriksaan, saya pun segera di akupuntur. Baru pertama kali. Diakupuntur selama 30 menit. Bidan memprediksikan janin akan lahir kurang lebih sekitar 3 jam lagi  (kurang lebih 30 menit per bukaan), dan menawarkan apa mau tiduran saja sambil menikmati kontrasi atau mau  jalan-jalan agar membantu mempercepat menuju ke proses persalinan.<br />
Saya lebih memilih jalan-jalan saja, biar lebih cepat dan kontraksi tak begitu terasa.<br />
Proses persalinan ini bagi saya, seperti ujian akhir dari hypnobirthing yang saya pelajari dan praktekkan selama kehamilan. Bila berhasil berarti saya lulus ujian&#8230; tak lupa ketika kontraksi datang, saya menarik napas panjangggg&#8230; hembuskan perlahan&#8230; sambil berbicara dalam hati dan menyakinkan diri saya akan berlangsung cepat, lancar, aman dan nyaman. Demikian seterusnya setiap kontraksi datang.<br />
Sekitar pukul12 malam, dilakukan pemeriksaan lagi. Alhamdulillah sudah pembukaan 7&#8230; Bidan kembali menawarkan mau melanjutkan jalan-jalan atau tiduran saja kalau memang sudah tidak kuat. Dan sepertinya saya sudah tidak kuat, kontraksi semakin kuat dan semakin sering. Tetap tenang&#8230;.<br />
Akhirnya pukul 00.30 pembukaan sudah hampir lengkap. Dan tepat pukul 00.50, anak kedua saya lahir dengan selamat. Subhanallah begitu putih, mulus dan bersih..</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamacerdas.com/melahirkan-fathani-arghad-muyassar-semua-begitu-mudah-dan-lancar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teh Ninih Muthmainnah</title>
		<link>http://mamacerdas.com/teh-ninih-muthmainnah/</link>
		<comments>http://mamacerdas.com/teh-ninih-muthmainnah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2011 15:22:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silvirf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tausiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Aa Gym]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[Ninih Muthmainah]]></category>
		<category><![CDATA[pengajian]]></category>
		<category><![CDATA[poligami]]></category>
		<category><![CDATA[tausiyah]]></category>
		<category><![CDATA[teh Ninih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamacerdas.com/?p=1056</guid>
		<description><![CDATA[Mendengar namanya tentu sudah tak asing lagi bagi kita. Senang sekali, ketika saya tahu bahwa beliau akan bertempat tinggal tidak jauh dari tempat saya tinggal saat ini, di kawasan sejuk Bandung Barat. Wahhh senangnya tetanggaan sama Teh Ninih&#8230; Rasanya kangen sekali  ingin ikut pengajian Teh &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/01/TNINIH.jpg"><img class="alignleft  wp-image-1059" title="Teh Ninih" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2012/01/TNINIH-291x300.jpg" alt="Ninih Muthmainnah" width="175" height="180" /></a>Mendengar namanya tentu sudah tak asing lagi bagi kita. Senang sekali, ketika saya tahu bahwa beliau akan bertempat tinggal tidak jauh dari tempat saya tinggal saat ini, di kawasan sejuk Bandung Barat. Wahhh senangnya tetanggaan sama Teh Ninih&#8230; <img src='http://mamacerdas.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-1056"></span></p>
<p>Rasanya kangen sekali  ingin ikut pengajian Teh Ninih, setelah sekian lama saya absen dari berbagai pengajian. Dulu, semasa kuliah dan sebelum menikah, saya terhitung rajin ikut pengajian-pengajian terutama pengajian Teh Ninih.<br />
Bagai &#8220;pucuk di cinta ulam pun tiba&#8221; Teh Ninih seolah mendekat, tak ada alasan lagi bagi saya untuk tidak ikut pengajian. Kelewatan banget deh kalau tetep absen dari pengajian, padahal jaraknya tak lebih dari 100 meter.</p>
<p>Hari ini pertama kalinya saya ikut pengajian di rumah Teh Ninih. Teteh meluangkan waktunya untuk memberi tausiyah kepada Muslimah setiap hari senin pukul 09.00-10.30 WIB dan setelah itu boleh curhat-curhat-an langsung dengan Teteh.<br />
Pengajian saya yang perdana ini ditemani anak-anak, Fatih &amp; Fathan. Memang tidak sepenuhnya bisa fokus pada ceramah karena tetap harus  mengawasi Fatih yang mobilitasnya sudaha tinggi <img src='http://mamacerdas.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Tak apalah yang penting saya bisa hadir dulu, biar bisa terbiasa lagi ikut pengajian.</p>
<p>Sesi pertama dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur&#8217;an oleh Teh Ninih sekitar 15 menit. Setelah itu tahsin dan mengaji bersama, lalu dilanjutkan tausiyah dari Teh Ninih.</p>
<p>Kesan  saya  mengenai Teh Ninih, Teteh sama sekali tidak berubah, sama seperti dulu. Teh Ninih yang sederhana, lembut, serta tutur katanya halus dan menentramkan. Gaya ceramahnya yang tenang dan menenangkan membuat nyaman siapapun yang mendengarkan.<br />
Tak terlihat sedikitpun raut kesedihan ataupun kebencian atas semua yang telah dialaminya. Teteh tetap menyemangati kami untuk tetep hormat kepada suami dan tetap mendoakan suami.  Subhanallah teteh&#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamacerdas.com/teh-ninih-muthmainnah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibu Hamil Tidak Wajib Minum Susu!</title>
		<link>http://mamacerdas.com/ibu-hamil-tidak-wajib-minum-susu/</link>
		<comments>http://mamacerdas.com/ibu-hamil-tidak-wajib-minum-susu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 14:54:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silvirf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[lactamil]]></category>
		<category><![CDATA[prenagen]]></category>
		<category><![CDATA[susu ibu hamil]]></category>
		<category><![CDATA[susu sapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamacerdas.com/?p=932</guid>
		<description><![CDATA[Andai saja&#8230; waktu hamil kemarin saya sudah baca artikel ini, pasti saya tidak akan tergoda sama sekali untuk mengkonsumsi susu hamil. Tapi untung juga sebenernya, karena saya tidak maniak susu. Pengalaman dua kali hamil sempet beberapa kali mengkonsumsi susu hamil tapi ga terlalu rajin dan &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Andai saja&#8230; waktu hamil kemarin saya sudah baca artikel ini, pasti saya tidak akan tergoda sama sekali untuk mengkonsumsi susu hamil. Tapi untung juga sebenernya, karena saya tidak maniak susu. Pengalaman dua kali hamil sempet beberapa kali mengkonsumsi susu hamil tapi ga terlalu rajin dan teratur, klo pun minum itu juga aga-aga terpaksa sebenernya. Karena saya belum punya referensi yang pasti bahwa ibu hamil ternyata tidak wajib minum susu. Pengaruh iklan di TV memang dasyat banget, susu seolah-olah menjadi yang paling penting dibanding pola hidup sehat dan makanan bergizi. Padahal sebenarnya tidak sama sekali. Klo dipikir orang tua kita jaman dulu juga saat hamil tidak mengkonsumsi susu khusus untuk ibu hamil, tapi mereka &amp; anak-anaknya sehat-sehat ya? Bener ga?! Yuk kita simak artikel yang saya dapat  dari grup di Facebook <a target="_blank" title="Gentle Birth untuk semua" href="http://www.facebook.com/groups/gentlebirthuntuksemua/doc/128337523926924/" target="_blank">Genle Birth untuk semua. </a></p>
<p><em><a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2011/11/susu-hamil.jpg"><img class="alignleft" title="ibu hamil tidak wajib minum susu" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2011/11/susu-hamil.jpg" alt="ibu hamil tidak wajib minum susu" width="160" height="144" /></a>Semua kandungan nutrisi yang terdapat dalam susu bisa dipenuhi dari makanan. Bahkan, lebih aman</em>.</p>
<p>Artika Yulianti (31 tahun) susah payah menghabiskan segelas susu yang dibuatkan oleh Alfons, suaminya. Perempuan yang berdomisili di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, itu bahkan harus memencet kedua lubang hidungnya supaya tidak muntah.</p>
<p>Meskipun mengaku tidak doyan dan sering kembung usai meminumnya, tekad Tika untuk minum susu memang sangat kuat. Sebab, ia dan suaminya percaya, susu sapi – apalagi yang khusus kehamilan – sangat penting bagi pertumbuhan bayi dalam kandungan. “Ibaratnya,” Tika mengatakan, “minum susu itu investasi untuk si buah hati.”</p>
<p>Hal yang sama juga dirasakan oleh Chelsea (27 tahun), ibu muda yang sedang hamil empat bulan. Saking terobsesi, perempuan yang tinggal di Semarang ini pernah sangat merasa bersalah ketika suatu hari terpaksa hanya bisa minum segelas susu karena stok di rumah sudah habis. “Harusnya kan minimal dua gelas sehari…”, begitu alasannya, menirukan sebuah iklan.</p>
<p>Chelsea beranggapan, semua nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil dan janin sudah ada di dalam susu. “Lagipula, waktu saya bandingkan dengan merk lain yang sejenis, susu hamil yang saya minum memiliki komposisi zat gizi yang paling lengkap,” tegasnya.</p>
<p>Menariknya, di saat yang sama, kebutuhan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang justru kurang diperhatikan. Artika dan Chelsea, misalnya, mengaku “biasa-biasa” saja bila pada hari yang sama, mereka “lupa” mengonsumsi tahu, tempe, ikan, kacang-kacangan, sayur-sayuran, atau buah-buahan.</p>
<p><strong>Peran iklan</strong></p>
<p>Meskipun memprihatinkan, fenomena semacam ini bisa dimaklumi. Produsen susu terhitung agresif menjajakan produknya. Baik yang berupa iklan di televisi, berpromosi melalui fasilitas kesehatan dan petugas kesehatan, atau pun acara bertajuk seminar ilmiah.</p>
<p>Memang benar, susu tersebut tidak ditawarkan secara langsung kepada konsumen. Sebagian besar justru diperkenalkan secara tersirat, dengan cara mengulas manfaat zat-zat nutrisi yang terkandung di dalamnya sambil didukung testimonial seorang <em>public figure</em> ternama sebagai modelnya.</p>
<p>Khusus mengenai susu formula untuk bayi, hal ini jelas-jelas melanggar kode etik internasional yang dicanangkan oleh badan kesehatan dunia, <em>World Health Organization (WHO), </em>pada tahun 1981<em>.</em> Di Indonesia, kode etik ini juga sudah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) No. 237 tahun 1997 mengenai pemasaran produk pengganti ASI.</p>
<p>Bagi susu kehamilan, peraturan khususnya memang belum ada. Namun banyak kalangan menilai, pesan yang disampaikan dalam sebagian besar iklan susu berisiko membentuk pola pikir bahwa susu merupakan makanan ideal yang “wajib” dikonsumsi oleh ibu hamil.</p>
<p><strong>Memang perlu ekstra, tapi…</strong></p>
<p><strong>          </strong> Siapapun tidak menampik bahwa kehamilan merupakan peristiwa yang sangat berharga, dan untuk menjalani kehamilan serta melahirkan bayi yang sehat, ibu harus cukup nutrisi.</p>
<p>Saking pentingnya, Elson M. Haas, MD, dalam bukunya <em>Staying Healthy with Nutrition</em>, bahkan mengatakan,  kata kunci bagi ibu hamil adalah makan. Ini disebabkan, “Saat hamil, seorang ibu memerlukan tambahan asupan kalori, protein, kalsium, zat besi, seng, vitamin B, serta vitamin lain dan mineral,” tulisnya.</p>
<p>Memang betul, selain makan untuk diri sendiri, ibu juga harus “memberi makan” si bayi. Namun yang harus diperhatikan, asupan tambahan itu tidak lantas berarti ibu hamil harus “makan untuk berdua”, alias mengonsumsi makanan dengan porsi serba dobel.</p>
<p>Menurut Dr Ahmad Mediana, SpOG, ahli kandungan dan kebidanan dari RSIA Kemang Medical Care, Jakarta, tambahan kalori yang diperlukan oleh ibu hamil adalah sekitar 300 kkal/hari. Jumlah ini bisa diperoleh dari segelas jus alpukat tanpa gula, sebuah muffin pisang, atau <em>sandwich</em> gandum berisi seiris <em>fillet</em> ikan dan sayuran.</p>
<p>Kebetulan, jumlah kalori ini juga setara dengan dua gelas susu sapi. Namun, minum sedikitnya dua gelas susu dalam sehari belum menjamin kebutuhan nutrisi ibu hamil, termasuk ketika susu tersebut sudah diformulasikan dengan zat-zat tambahan yang diklaim sangat diperlukan ibu hamil. “Memenuhi kebutuhan nutrisi bukanlah sekadar memasukkan zat-zat esensial ke dalam tubuh,” tutur Dr Ahmad.</p>
<p><strong>Makanan transisi</strong></p>
<p>Pada hakikatnya, susu merupakan makanan sementara yang diciptakan Tuhan untuk manusia, ketika gigi dan sistem pencernaannya belum cukup sempurna.</p>
<p>Ada banyak alasan medis mengapa ASI hanya dianjurkan hingga anak berusia dua tahun. Menurut Dr Tan Shot Yen, M.Hum, dokter pemerhati nutrisi, itu disebabkan, mulai usia dua tahun gigi manusia mulai komplit, enzim-enzim di sepanjang saluran pencernaan telah siap, dan organ-organ di dalamnya juga sudah kuat untuk mengonsumsi makanan padat.</p>
<p>Sebaliknya, pada saat yang sama, sebagian enzim yang bertugas mencerna susu sudah tidak bekerja secara optimal lagi, bahkan pensiun. Salah satunya adalah laktase, enzim pencerna laktosa (zat gula yang terdapat dalam susu mamalia). Beberapa gejala yang sering muncul saat minum susu, seperti mual, muntah, perut bergemuruh, kembung, diare, atau bentuk alergi lain, merupakan sinyal yang menandakan ketidakmampuan tubuh dalam mencerna laktosa.</p>
<p>“Menipisnya stok enzim laktosa saat manusia beranjak dewasa, pada hakikatnya merupakan cara alam untuk mengatakan bahwa susu bukan makanan orang dewasa,” jelas Dr Tan.</p>
<p><strong>Justru menarik kalsium</strong></p>
<p>Banyak ibu hamil yang minum susu karena berharap memperoleh tambahan kalsium demi mendukung pertumbuhan tulang dan gigi si janin. Jika asupannya kurang, dikhawatirkan si janin akan mengambil jatah kalsium dari tulang ibunya. Kekurangan asupan kalsium pada ibu hamil ini berhubungan erat dengan risiko pre-eklamsia (tekanan darah yang melonjak secara mendadak) dan hipertensi gestasional (tekanan darah tinggi yang muncul pada masa kehamilan).</p>
<p>Namun yang perlu diingat, masalah jatah tersebut bukan berarti ibu hamil harus menambah asupan kalsium secara semena-mena. “Perlu diketahui,” kata Dr Ahmad, ”berapa pun persediaan kalsium dan zat nutrisi lain yang dimiliki oleh sang ibu, janin akan menyerap jumlah yang sama. Jadi, bukan berarti bila ibunya minum susu lebih banyak, janinnya akan memperoleh kalsium ekstra bagi pertumbuhannya.”</p>
<p>Mekanisme penyerapan kalsium di dalam tubuh memang tidak sesederhana itu. Menurut Andang Gunawan, ND, ahli terapi nutrisi, penyerapan kalsium memerlukan bantuan protein. Susu, memang mengandung kalsium sekaligus protein yang tinggi. Namun, untuk mencerna kalsium, jumlah protein ini terlalu tinggi sehingga justru menyulitkan proses penyerapan.</p>
<p>Organ tubuh dapat bekerja dengan baik pada ketika asam basa darah dan jaringan mempunyai pH 7,35-7,45. Dalam lingkungan cenderung basa tersebut, tubuh mampu mendetoksifikasi racun dan menyingkirkan zat-zat pencemaran lainnya.</p>
<p>Tetapi, karena susu bersifat terlalu asam, ketika kalsium yang terdapat di dalam susu masuk ke dalam darah, secara alamiah tubuh akan berusaha mengembalikan situasi “abnormal” ini dengan membuang kalsium dari ginjal, melalui urin. Inilah yang diduga menjadi alasan mengapa empat negara pengonsumsi susu terbesar di dunia, yaitu Amerika, Swedia, Denmark, dan Finlandia, justru menduduki peringkat-peringkat teratas dalam kasus osteoporosis.</p>
<p>Mekanisme alamiah dalam menormalkan kondisi kalsium dalam darah inilah yang berperan  memicu pre-eklamsia dan hipertensi. Levy,T.E, dalam <em>Optimal Nutrition for Optimal Health </em>(2001), mengungkapkan, susu yang sudah melalui proses pasteurisasi &#8211; sebagaimana yang terjadi pada susu komersial &#8211; membuat struktur kimia kalsium di dalamnya menjadi bentuk yang <em>non bio-available</em>, alias tidak mudah diserap oleh tubuh.</p>
<p>Karena dianggap benda asing yang tidak diperlukan, ia tidakikut dicerna oleh metabolisme, dan akan mengendap di pembuluh darah. Kondisi ini menyebabkan timbulnya plak dan pengerasan pembuluh darah, yang mengakibatkan pembuluh darah menyempit, sehingga tekanan darah melonjak naik.</p>
<p><strong>Sapi <em>artificial</em></strong></p>
<p><strong>          </strong>Andang menilai, efek susu terhadap kesehatan sebaiknya tidak semata-mata ditinjau secara sepotong-sepotong dari kandungan nutrisinya saja. Namun, perlu diperhatikan bagaimana sapi itu diternakkan, apa makanannya, bagaimana susu diproses, dan yang lebih penting lagi, bagaimana tubuh kita merespon kandungan di dalamnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sebelum ada pabrik susu, sapi perah diternakkan secara alami. Sekarang, untuk memenuhi target produksi, sapi diberi makan pangan buatan, disuntik hormon supaya cepat besar dan menghasilkan susu lebih banyak, serta diberi antibiotik dengan harapan terhindar dari penyakit,” tutur Andang.</p>
<p>Jika susu sapi yang sudah mengalami perubahan “pola makan dan gaya hidup” ini dikonsumsi, semua zat serta “sampah” metabolismenya juga berpengaruh besar terhadap sistem metabolisme kita.</p>
<p>Sapi &#8211; hewan herbivora – yang diberi pakan <em>meat bone meal</em> (makanan sapi buatan berbasis daging) juga berisiko membentuk mekanisme penolakan dengan membentuk <em>prion</em>, senyawa protein asing di dalam tubuhnya. Jenis protein ini, diduga yang menjadi cikal bakal merebaknya penyakit sapi gila (<em>mad cow).</em></p>
<p><em> </em>Selain itu, <em>bovine growth hormone, </em>hormon pertumbuhan untuk sapi<em>,</em> merupakan senyawa kimia yang tidak dapat dipecah di dalam lambung atau rusak oleh proses pasteurisasi, sehingga akan tetap aktif di dalam tubuh manusia. Ini sudah diteliti oleh Juskevich dan G. Guyer dalam penelitiannya yang berjudul <em>Bovine Growth Hormone: Human Food Safety Evaluation</em>, dan dimuat dalam jurnal Science, Vol. 249, no. 4971 (1990).</p>
<p><strong>Menyisakan sampah metabolisme</strong></p>
<p><strong> </strong>Masalah lain mulai muncul saat susu masuk pabrik. Sebelum dipasarkan, susu dipanaskan dengan suhu tertentu agar kuman patogen dan berbagai flora di dalamnya mati. Proses yang disebut pasteurisasi ini terbukti merusak komponen struktur kimia di dalam susu dan membuat gula laktosa di dalamnya diserap lebih cepat oleh tubuh (Levy, T.E, dalam <em>Optimal Nutrition for Optimal Health</em>, 2001).</p>
<p>Lonjakan zat gula di dalam darah – apa pun bentuknya termasuk sukrosa (gula yang sering ditambahkan dalam produk susu), secara otomatis akan memerintahkan tubuh untuk mengeluarkan hormon insulin.Pada dasarnya, insulin ini memang bertugas mulia, yaitu menjaga agar kadar gula darah di dalam tubuh kita tetap berada pada level yang aman. Namun lonjakan gula yang tinggi akan membuat produksi insulin meroket, ketika berusaha menekan kadar gula dan menyimpan hasil olahannya dalam hati.</p>
<p>Sayangnya, daya tampung hati bersifat terbatas. Sementara bila makanan jenis ini dikonsumsi secara terus-menerus, kelebihan kadar gula tersebut akan diubah menjadi tumpukan lemak. Sel-sel lemak ini bersifat menarik asam arakidonat (AA), sebagai bahan baku terbentuknya eicosanoids, sejenis hormon peradangan. Mekanisme tersebut memicu timbulnya peradangan di tingkat sel, yang memancing terbentuknya <em>cytokine</em>, protein radang yang mampu menembus masuk ke aliran darah, beredar ke seluruh tubuh, dan menimbulkan bermacam-macam penyakit, mulai dari menurunnya kekebalan tubuh, obesitas, alergi, hipertensi, diabetes, gangguan jantung, hingga kanker.</p>
<p><strong>Waspada obesitas</strong></p>
<p>Untuk menghindari komplikasi, ibu hamil dianjurkan memperhatikan kenaikan berat badan, yang idealnya berkisar 1 hingga 2 kilogram per bulan. Jumlah itu tidak bisa dipukul rata, bergantung berat badan si ibu sebelum kehamilan.</p>
<p>“Yang jelas, kenaikan berat badan yang terlalu cepat atau terlalu banyak perlu diwaspadai, karena itu termasuk salah satu indikasi terjadinya komplikasi. Obesitas merupakan indikasi nutrisi yang dikonsumsi tidak seimbang. Selain memicu pre-eklamsia dan diabetes, ibu hamil yang obesitas juga berpotensi melahirkan bayi besar serta mengalami obesitas di kemudian hari,” Dr Ahmad menjelaskan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Cukup dan seimbang</strong></p>
<p>Jika banyak iklan mengatakan bahwa dari ibu yang sehat akan melahirkan anak yang sehat, itu memang benar karena sistem metabolisme anak dibentuk sejak berada di dalam kandungan.</p>
<p>Tidak perlu merasa bersalah hamil tanpa minum susu, karena yang diperlukan oleh ibu hamil adalah nutrisi yang cukup dan seimbang. Gizi yang baik identik dengan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serta mineral yang baik. Kriterianya, antara lain, sebagai berikut:</p>
<ul>
<li><strong>Karbohidrat</strong></li>
</ul>
<p>Berupa karbohidrat kompleks dengan nilai indeks glikemik yang tidak terlalu tinggi sehingga tidak melonjakkan kadar gula dalam darah. Contoh paling ideal adalah sayuran segar, dikonsumsi mentah. Namun jika masih terlalu berat meninggalkan nasi, pilih beras merah (lebih baik lagi yang organik), gandum utuh, atau <em>oats</em>, daripada beras putih dan tepung-tepungan.</p>
<ul>
<li><strong>Protein</strong></li>
</ul>
<p>Sumber protein yang baik berasal dari sumber yang tidak terpolusi hormon dan antibiotik, seperti ayam kampung, ikan laut dalam, kacang-kacangan, biji-bijian, tempe, tahu, dan sebagainya.</p>
<ul>
<li><strong>Lemak</strong></li>
</ul>
<p>Lemak yang baik berasal dari makanan alami seperti alpukat, minyak zaitun yang tidak dipanaskan, kemiri, dan lain-lain. Margarin bukan sumber lemak baik &#8211; meskipun berasal dari tanaman, karena merupakan lemak trans. Begitu juga dengan minyak goreng. Apa pun jenisnya, setelah dipanaskan lemak dalam minyak akan teroksidasi menjadi lemak jahat.</p>
<ul>
<li><strong>Vitamin dan mineral</strong></li>
</ul>
<p>Warna merah, kuning, hijau, ungu, putih, dan biru pada sayur-sayuran dan buah-buahan menunjukkan kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Konsumsi secara seimbang dengan cara memvariasikan penyajiannya setiap hari.</p>
<p><strong>Nutrisi ekstra pada ibu hamil</strong></p>
<p>Beberapa zat nutrisi esensial yang diperlukan ibu hamil terutama kalsium, asam folat, zat besi, dan seng, juga bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari. Sumbernya, antara lain, berasal dari:</p>
<ul>
<li><strong>Kalsium</strong></li>
</ul>
<p>Meskipun jumlah kandungannya tidak setinggi yang terdapat di dalam susu, kalsium juga terdapat dalam tumbuh-tumbuhan. Kalsium dalam tumbuhan bahkan lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Penuhi asupannya dari kacang-kacangan seperti almond, <em>hazelnut,</em> kacang polong, brokoli, bayam, okra, selada air, aprikot, wijen, lentil, dan masih banyak lagi. Ikan teri, sardin, salmon, dan kerang juga kaya kalsium, namun cemaran logam berat di dalamnya perlu diwaspadai. Kalaupun sesekali ingin minum susu, bisa mengonsumsi susu UHT atau yogurt (plain).</p>
<ul>
<li><strong>Asam folat</strong></li>
</ul>
<p>Diperlukan untuk membentuk sel darah merah, pertumbuhan sel, dan mencegah <em>spina bifida</em> (terbelahnya ujung bumbung saraf tulang belakang) pada janin. Idealnya, kebutuhan asam folat ini  sudah terpenuhi sejak sebelum kehamilan. Terdapat pada brokoli, alpukat, bayam, asparagus, kangkung, dan sayuran berdaun hijau lain, serta beberapa jenis kacang seperti kacang merah, kacang bogor, kacang kapri, kacang koro, jeruk, dan lain-lain. Jika merasa perlu, dokter akan menambahkan jumlah asupannya dengan meresepkan tablet suplemen asam folat.</p>
<ul>
<li><strong>Zat besi</strong></li>
</ul>
<p>Mendukung kerja asam folat dalam menyediakan stok sel darah yang cukup bagi ibu dan janin. Sesungguhnya, hati sapi merupakan sumber asam folat dan zat besi yang nilainya paling tinggi. Namun karena hati merupakan organ tempat menyaring racun, ia tidak dianjurkan. Lebih baik, penuhi dari telur, ayam, salmon, rumput laut, kismis, jamur, bayam, serta aneka jenis kacang-kacangan dan biji-bijian.</p>
<ul>
<li><strong>Seng</strong></li>
</ul>
<p>Diperlukan dalam perkembangan sistem kekebalan tubuh janin. Bisa ditemukan pada makanan yang mengandung zat besi, serta kerang-kerangan.</p>
<p><strong>Agar efektif</strong></p>
<p>Jangan lupa, bahwa tubuh manusia merupakan rangkaian sistem yang satu sama lainnya saling berhubungan. Asupan nutrisi tadi hanya bisa dicerna dengan baik bila kondisinya seimbang.</p>
<p>Kalsium, misalnya, baru bisa diserap dengan baik jika dibarengi dengan aktivitas dan bantuan dari vitamin D, yang terdapat pada sinar matahari. Maka, sempatkanlah menggerakkan tubuh, lebih baik lagi bila di bawah hangatnya mentari pagi. Proses metabolisme tadi juga memerlukan air, sehingga ibu hamil harus cukup minum air putih. Ukurannya tidak terpatok 8 gelas sehari, namun dilihat dari warna air seni yang mendekati jernih.</p>
<p>Kondisi seimbang tidak mencakup makanan secara fisik saja, namun juga “makanan” bagi jiwa. Jalani kehamilan dengan penuh rasa syukur dan ikhlas. Ajak suami dan keluarga untuk melewati peristiwa bahagia ini bersama-sama. Ciptakan kesempatan untuk mengobrol ringan, saling menatap mesra atau mengobral kalimat “<em>I love you”,</em> tanpa harus ditemani segelas susu. (N)</p>
<p>Boks:</p>
<p><strong>“Cukup dari makanan sehari-hari”</strong></p>
<p>Mereka hamil dan melahirkan anak yang sehat tanpa mengandalkan susu. Yuk, simak pengalamannya!</p>
<p><strong>Marina (Wiraswasta, Medan)</strong></p>
<p>Waktu hamil Stanley (4 tahun), anak kedua,  saya sudah menjadi vegan (tidak makan sumber pangan hewani sama sekali-red), termasuk telur dan produk susu. Asupan gizi benar-benar bergantung pada makanan sehari-hari. Saya menyiasatinya dengan makan sayur-sayuran yang jenisnya selalu berganti-ganti setiap hari. Warnanya pun saya perhatikan, sebisa mungkin ada merah, kuning, putih, dan sebagainya, dan diolah sesegar mungkin.</p>
<p>Yang menarik, dengan asupan “terbatas” semacam ini saya justru merasakan proses kehamilan yang jauh lebih nyaman dan sehat daripada kehamilan pertama, saat masih menjadi pemangsa segala, termasuk susu dan produknya. Kalau dulu sering lemas, mudah lapar, namun juga sering mual dan muntah, pada kehamilan kedua badan terasa berenergi dan segar sepanjang hari. Bahkan, seminggu menjelang persalinan saya masih asyik menyetir mobil ke sana kemari. Padahal, waktu itu saya sudah berumur 42 tahun, lho!</p>
<p>Puji Tuhan, Stanley yang lahir dengan berat badan 3,2 kg, dan panjang 51 cm juga  sehat dan tidak mudah alergi.</p>
<p><strong>Mia Sutanto (Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), Jakarta)</strong></p>
<p>Berbeda dengan kehamilan pertama, ketika saya masih paranoid dan mengonsumsi segala jenis produk makanan yang diklaim baik untuk ibu hamil, pada kehamilan kedua saya lebih melek kesehatan. Salah satunya, saya paham bahwa apa yang selama ini dipromosikan oleh produsen susu, sudah bisa diperoleh dari makanan sehari-hari yang lebih alami. Jadi… ya, cukup makan sehat saja dengan menu yang berganti-ganti.</p>
<p>Untuk menyiasati keinginan ngemil yang manis-manis saat hamil, saya membuat jus buah segar, tanpa tambahan gula atau pun madu. Ternyata, dengan cara ini kenaikan berat badan saya tidak sebanyak kehamilan pertama (20 kilogram), yaitu 15 kilogram. Ascha (sekarang 2,5 tahun) lahir dengan berat badan yang cukup, yaitu 3,1 kilogram dengan panjang 49 cm. Saat ia lahir, saya juga bisa langsung memberinya Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan lancar menyusui sampai sekarang.</p>
<p><strong>Mya Dwi Rostika (dosen, Jepang)</strong></p>
<p>Saya sempat bingung waktu teman-teman di Indonesia bertanya, “Di Jepang kamu minum susu apa?”. Soalnya, waktu hamil Musashi (1 tahun) saya memang tidak mengonsumsi susu dan suplemen apa pun. Yang saya tahu, ibu-ibu hamil di Jepang juga tidak minum susu. Pemberian suplemen oleh dokter pun hanya dilakukan jika ditemukan indikasi tertentu.</p>
<p>Dokter kandungan saya menganjurkan untuk memperoleh asupan nutrisi dari makanan, itu pun harus yang alami. Praktis, selama hamil saya tidak pernah menyentuh makanan instan atau yang berada dalam kemasan, termasuk biskuit. Camilan andalan saya adalah buah-buahan. Ketika pada trimester pertama saya mual dan tidak doyan makan, dokter hanya menganjurkan jus buah segar atau minum air putih.</p>
<p>Kenaikan berat badan selama kehamilan juga sangat diperhatikan. Sebab, ibu hamil yang obesitas dan bayi yang lahir dengan ukuran besar dianggap akan menyulitkan persalinan. Berbeda dengan di Indonesia, operasi <em>sectio</em> di Jepang hanya boleh dilakukan bila persalinan normal membahayakan ibu atau bayi. (N)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>*) Ditulis oleh Dyah Pratitasaridalam Laporan Khusus Majalah NIRMALA, edisi Juli 2010courtesy of NIRMALA Magazine</p>
<p><a target="_blank" href="http://www.facebook.com/groups/gentlebirthuntuksemua/doc/128337523926924/www.nirmalamagazine.com">www.nirmalamagazine.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamacerdas.com/ibu-hamil-tidak-wajib-minum-susu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>1001 Manfaat Pijat</title>
		<link>http://mamacerdas.com/1001-manfaat-pijat/</link>
		<comments>http://mamacerdas.com/1001-manfaat-pijat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2011 15:26:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silvirf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anak sehat]]></category>
		<category><![CDATA[balita sehat]]></category>
		<category><![CDATA[kolik]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pijat]]></category>
		<category><![CDATA[pijat bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamacerdas.com/?p=926</guid>
		<description><![CDATA[Mau tahu apa saja manfaatnya? 1. Memijat berarti memberikan rangsangan sensorik yang akan menimbulkan rangsangan taktil (berkaitan dengan sentuhan dan rabaan). Rangsangan ini akan memberikan efek-efek yang baik, diantaranya bayi jadi lebih alert alias memiliki tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi, sehingga terlihat lebih lincah/ lebih &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mau tahu apa saja manfaatnya?</p>
<p>1. Memijat berarti mem<a href="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2011/10/pijat-bayi.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-929" title="pijat bayi" src="http://mamacerdas.com/wp-content/uploads/2011/10/pijat-bayi-300x225.jpg" alt="" width="262" height="196" /></a>berikan rangsangan sensorik yang akan menimbulkan rangsangan taktil (berkaitan dengan sentuhan dan rabaan). Rangsangan ini akan memberikan efek-efek yang baik, diantaranya bayi jadi lebih alert alias memiliki tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi, sehingga terlihat lebih lincah/ lebih aktif. Ia pun jarang menangis karena bisa tidur lebih nyenyak dan lama.</p>
<p>2. Pijatan juga membantu memperbaiki peredaran darah si kecil dan menambah energi karena suplai oksigen akan lebih banyak dikirim ke otak maupun keseluruh tubuh. Otot-otot tubuh pun akan mengalami relaksasi.</p>
<p>3. Bayi yang banyak memperoleh sentuhan, khusunya ibu, kabarnya jarang mengalami simptom hospitalismus, yaitu gangguan yang sering dialami anak-anak yang tinggal di panti asuhan, seperti radang telinga tengah, campak, gangguan usus dan sebagainya.</p>
<p>4. Terapi pijat yang dilakukan secara rutin bisa mengurangi depresi dan kecemasan. Tak perlu lama-lama, cukup lakukan sekitar 15 menit saja.</p>
<p>5. Kondisi emosional dan interaksi sosial bayi-bayi yang memperoleh terapi pijat juga terbukti lebih positif.</p>
<p>6. Pijat mampu meredakan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang dirasakan si kecil saat kolik atau tumbuh gigi.</p>
<p>7. Pijat diyakini mampu meningkatkan aktivitas saraf otonom, yakni saraf-saraf yang antara lain bertanggung jawab atas kelangsungan kerja oto polos, misalnya otot-otot di usus. Saraf otonom inilah yang merangsang pelepasan hormon-hormon yang membantu penyerapan makanan. Dengan demikian, secara tak langsung pijat membantu memperbaiki sistem pencernaan. Itulah mengapa, para bayi yang mendapat terapi pijat membantu memperbaiki sistem pencernaan</p>
<p>8. Lewat pijat, relasi antara orangtua dan bayi pun akan terbangun. Dengan memijat bayinya orang tua amat terbantu dalam memahami bahasa nonverbal buah hatinya. Itu sebabnya, pijat bayi sebaiknya dilakukan oleh orangtua sendiri, anggota keluarga terdekat atau paling tidak pengasuh yang sehari-hari merawatnya.</p>
<p>9. Dari sejumlah penelitian terhadap bayi-bayi prematur, terapi pijat minimal selama 6 minggu terbukti meningkatkan berat badan sekitar 20-40% dari berat badan semula</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamacerdas.com/1001-manfaat-pijat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

