Kehujanan Membuat Anak Sakit?

Topics: , , ,

Profit Sender

Orang tua sering panik jika anaknya kehujanan. Benarkah kehujanan membuat anak sakit? Sebaiknya anda baca artikel ini.

Sebagian besar orang tua percaya, kehujanan dapat membuat anak sakit. Mulai dari demam, influeza, atau diare. Bahkan, air hujan yang turun untuk pertama kalinya setelah musim kemarau panjang dianggap mengandung sejumlah penyakit. Padangan ini memang sangat wajar, sebab tak sedikit anak-anak yang jatuh sakit setelah behujan-hujanan. Tapi, jika benar kehujanan menyebabkan anak sakit, mengapa banyak pula anak-anak yang tetap sehat walafiat setelah asyik bermain bola di bawah guyuran air hujan?

Fakta yang sebenarnya

Apa yang terjadi saat anak anda kehujanan? Mereka pasti kedinginan karena tubuhnya basah kuyup oleh air hujan. Saat kedinginan, tubuh dipaksa mengeluarkan energi secara berlebihan. Jika daya tahan tubuh anak sedang lemah, tubuh tidak dapat mengimbangi adanya perubahan suhu tubuh yang terlau drastis. Akibatnya, daya tahan tubuh semakin menurun dan kesehatannya pun terganggu. Hal ini disebakan virus komensial, yaitu virus yang hidup bersama di dalam tubuh anak menjadi patogen atau ganas. Sehingga timbulah berbagai penyakit.

Penyakit yang muncul dapat bermacam-macam. Seperti influeza, batuk dan flu, demam, diare, atau gatal-gatal. Umumnya, penyakit yang lebih mudah timbul adalah penyakit yang sedang marak (baca: sedang musim) pada waktu anak kehujanan. Tetapi, sakit yang diderita anak umumnya tidak terlalu parah. Bahkan, dapat sembuh tanpa pengobatan atau hanya dengan semangkuk sup panas dan baluran minyak kayu putih ke seluruh badannya.

Jadi, sebenarnya kehujanan tidak akan menimbulkan masalah kesehatan pada anak bila daya tahan tubuh mereka cukup baik. Oleh karena itu, sebaiknya orang tua tidak terlalu protektif. Biarkan sesekali anak berhujan-hujanan. Hal ini baik agar tubuh anak membangun daya tahan terhadap hujan (baca: suhu dingin).

Tetapi, anda perlu berhati-hati pada anak asma dan alergi. Kehujanan bisa memicu kambuhnya asma dan serangan alergi. Berupa gatal-gatal, batuk, atau bersin-bersin. Begitu pula pada anak-anak yang mengidap penyakit kronis. Kehujanan bisa menurunkan daya tahan tubuhnya dan penyakitnya bisa jadi lebih parah.

Setelah berhujan-hujanan mintalah anak untuk:
- Mandi dengan air hangat, sebaiknya di guyur dari atas kepala hingga ke ujung kaki.
- Kenakan pakaian hangat, sebelumnya anda dapat mengoleskan obat gosok
- Berikan makanan atau minuman hangat
- Minta anak bertirahat, dapat dengan tidur atau sekadar berbaring sambil menonton televisi
- Untuk mengatasi kekhawatiran anda, periksa suhu tubuh anak dengan termometer 2 jam setelah anak berhujan-hujanan. (Anakku.net)

sumber: Note’s Facebook–yuk jadi orangtua shalih

2 thoughts on “Kehujanan Membuat Anak Sakit?

  1. Pingback: Bagaimana sih anak BaTiTa Belajar??? | MamaCerdas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>